"Jangan Takut": Pesan Injil Menggema dalam Doa Bulanan KBG Santa Theodosia

 

Foto: warga KBG St. Theodosia yang beru menyelesaikan doa bersama.

KBG Santa Theodosia kembali menggelar doa bersama yang menjadi agenda rutin setiap bulan. Pada bulan Juli ini, doa bersama dilaksanakan di kediaman Bapak Venantius Jongurlin pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh warga KBG Santa Theodosia yang sejak awal dengan penuh antusias senantiasa mengambil bagian dalam setiap pertemuan doa.


Suasana doa berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Sebagaimana biasanya, pertemuan diawali dengan lagu pembuka, dilanjutkan dengan doa bersama, pembacaan Kitab Suci, serta renungan yang semakin memperdalam makna Sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam kesempatan tersebut, Bapak Venantius Jongurlin membagikan renungan berdasarkan Injil hari itu. Ia mengajak seluruh umat untuk merenungkan bahwa menjadi murid Kristus bukanlah jalan yang selalu mudah. Yesus sendiri telah mengalami penolakan, penghinaan, bahkan penderitaan. Oleh karena itu, setiap orang yang memilih mengikuti-Nya juga akan menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.

Foto: Bapak Venantius Jongurlin, saat sedang menyampaikan renungan.

Beliau menegaskan bahwa pesan utama Injil hari itu adalah ajakan Yesus, "Janganlah takut." Ajakan tersebut menjadi sumber pengharapan bagi setiap orang beriman yang berusaha hidup dalam kebenaran dan kejujuran di tengah berbagai kesulitan hidup.


Dalam renungannya disampaikan bahwa kehidupan sering kali dipenuhi rasa takut, seperti takut kehilangan pekerjaan, takut ditolak, takut dikucilkan karena mempertahankan kebenaran, atau takut mempertahankan iman di tengah berbagai godaan dunia. Namun, Yesus mengingatkan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya. Bahkan seekor burung pipit pun berada dalam perhatian-Nya, terlebih lagi manusia yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.


Beliau juga mengajak seluruh umat untuk semakin percaya kepada penyelenggaraan ilahi. Tuhan mengenal setiap pribadi secara mendalam, bahkan setiap helai rambut manusia pun berada dalam pengetahuan-Nya. Hal itu menunjukkan betapa berharganya hidup setiap orang di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, umat diajak untuk berani mengakui Kristus bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui kehidupan yang jujur, penuh kasih, suka mengampuni, serta setia melakukan kehendak Allah meskipun harus menghadapi berbagai risiko.


Renungan tersebut ditutup dengan ajakan agar setiap keluarga senantiasa menyerahkan seluruh pergumulan hidup kepada Tuhan. Persoalan dan tantangan mungkin tidak akan pernah hilang dari kehidupan manusia, tetapi Tuhan selalu menyertai dan memberikan kekuatan serta kebijaksanaan untuk menemukan jalan keluar. Semoga setiap kesulitan yang dihadapi menjadi kesempatan untuk semakin mengandalkan kasih dan penyelenggaraan Allah.


Setelah renungan selesai, seluruh umat melanjutkan doa Rosario dengan satu peristiwa, yang kemudian ditutup dengan lagu penutup sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang pertemuan doa.


Sebelum kegiatan berakhir, Ketua KBG Santa Theodosia, Bapak Agustinus Agen, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang telah hadir dan mengambil bagian dalam doa bersama. Beliau juga mengajak setiap keluarga untuk terus mengundang anggota keluarga lainnya agar semakin banyak umat yang terlibat dalam kegiatan doa rutin KBG sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kehidupan iman.

Foto: Bapak Agustinus Agen, selaku ketua KBG menyampaikan beberpa  penyampaian setelah selesai doa bersama.


Pada kesempatan yang sama, Bapak Antonius Ceme Ea menyampaikan laporan keuangan kelompok. Laporan tersebut meliputi pemasukan dan pengeluaran sejak pertemuan doa sebelumnya hingga pelaksanaan doa bersama bulan Juli ini. Penyampaian laporan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk tanggung jawab, transparansi, dan semangat kebersamaan dalam mengelola kehidupan berkelompok.


Foto: Bapak Antonius Ceme Ea, selaku bendahara menyampaikan beberpa  penyampaian beberapa peyapain mengenai keungan KBG 


Doa bulanan KBG Santa Theodosia tidak hanya menjadi rutinitas rohani, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan, saling menguatkan dalam iman, dan membangun kepedulian di antara sesama anggota. Melalui pertemuan sederhana ini, setiap keluarga diajak untuk terus menumbuhkan semangat hidup menggereja, berjalan bersama dalam kasih Kristus, serta menghadirkan damai Tuhan di tengah keluarga dan lingkungan tempat tinggal.