PANDUAN DOA ROSARIO


Mengapa Berdoa Rosario?

Doa Rosario adalah doa yang mengajak umat merenungkan misteri kehidupan Yesus Kristus bersama Bunda Maria. Melalui Rosario, umat belajar meneladani iman, kerendahan hati, dan ketaatan Maria kepada Allah.

"Rosario adalah Injil yang diringkas." – Santo Paus Yohanes Paulus II



Tata Cara Doa Rosario

1. Tanda Salib

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.


2. Syahadat Para Rasul

Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Mahakuasa,
Pencipta langit dan bumi,
dan akan Yesus Kristus,
Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita,
yang dikandung dari Roh Kudus,
dilahirkan oleh Perawan Maria,
yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus,
disalibkan, wafat dan dimakamkan,
yang turun ke tempat penantian,
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati,
yang naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah Bapa Yang Mahakuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati.

Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang Kudus,
persekutuan para kudus,
pengampunan dosa,
kebangkitan badan,
kehidupan kekal.
Amin.



3. Bapa Kami

Bapa Kami yang ada di surga,
dimuliakanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini,
dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
Amin.



4. Tiga Salam Maria

Didoakan untuk memohon pertumbuhan:

  • Iman

  • Harapan

  • Kasih

Salam Maria, penuh rahmat...

(3 kali)



5. Kemuliaan

Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan,
sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad.
Amin.



Lima Peristiwa Rosario

Sebelum setiap peristiwa, sebutkan peristiwanya lalu renungkan sejenak.


Hari Senin dan Sabtu

Peristiwa Gembira

  1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel.

  2. Maria mengunjungi Elisabet.

  3. Yesus lahir di Betlehem.

  4. Yesus dipersembahkan di Bait Allah.

  5. Yesus ditemukan di Bait Allah.



Hari Selasa dan Jumat

Peristiwa Sedih

  1. Yesus berdoa di Taman Getsemani.

  2. Yesus didera.

  3. Yesus dimahkotai duri.

  4. Yesus memanggul salib.

  5. Yesus wafat di kayu salib.



Hari Rabu dan Minggu

Peristiwa Mulia

  1. Yesus bangkit dari kematian.

  2. Yesus naik ke surga.

  3. Roh Kudus turun atas para rasul.

  4. Maria diangkat ke surga.

  5. Maria dimahkotai di surga.



Hari Kamis

Peristiwa Terang

  1. Yesus dibaptis di Sungai Yordan.

  2. Yesus menyatakan diri dalam pesta perkawinan di Kana.

  3. Yesus mewartakan Kerajaan Allah.

  4. Yesus dimuliakan di Gunung Tabor.

  5. Yesus menetapkan Ekaristi.



Pada Setiap Peristiwa

  1. Sebutkan peristiwanya.

  2. Doakan 1 Bapa Kami.

  3. Doakan 10 Salam Maria.

  4. Doakan Kemuliaan.

  5. Doakan Doa Fatima.

Doa Fatima

Ya Yesus yang baik,
ampunilah dosa kami.
Selamatkanlah kami dari api neraka,
dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga,
terutama mereka yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu.
Amin.

(Ulangi sampai lima peristiwa selesai.)



Penutup Rosario

Salam Ya Ratu

Salam, ya Ratu,
Bunda yang penuh rahmat,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami berseru kepadamu,
anak-anak Hawa yang terbuang.
Kami mengeluh kepadamu
sambil mengerang dan menangis
dalam lembah duka ini.

Maka, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu kepada kami.
Dan Yesus, Putramu yang terpuji itu,
sudilah kau tunjukkan kepada kami sesudah pengembaraan kami ini.
O Ratu yang murah hati,
O Ratu yang penuh kasih,
O Perawan Maria yang manis.

Doakanlah kami ya Santa Bunda Allah.
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Amin.



Doa Penutup

Marilah berdoa.

Ya Allah, Putra-Mu yang tunggal,
melalui hidup, wafat, dan kebangkitan-Nya,
telah memperoleh ganjaran kehidupan kekal bagi kami.
Kami mohon, semoga dengan merenungkan misteri Rosario Santa Perawan Maria,
kami dapat meneladani apa yang dikandungnya
dan memperoleh apa yang dijanjikannya.
Demi Kristus Tuhan kami.

Amin.



Tanda Salib

Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin.



Sikap yang Baik Saat Berdoa Rosario

✓ Berdoa dengan tenang dan penuh hormat.

✓ Merenungkan setiap peristiwa, bukan hanya mengucapkan doa.

✓ Membaca Kitab Suci yang berkaitan dengan peristiwa Rosario bila memungkinkan.

✓ Menyampaikan intensi atau ujud doa sebelum Rosario dimulai.

✓ Menghindari tergesa-gesa agar doa sungguh menjadi perjumpaan dengan Tuhan.

✓ Menutup Rosario dengan niat untuk mewujudkan iman dalam kehidupan sehari-hari.